Tentu saja ini membuat kekhawatiran Perserikatan Bangsa Bangsa yang menyebut jika tidak hati-hati akan ada "tsunami" munculnya anak-anak yang mengalami obesitas beberapa tahun mendatang juga bisa dialami Indonesia.
Karenanya tiap orang tua berkewajiban mengajarkan pada anak-anak bagaimana pola makan yang baik. Termasuk soal porsi makan yang sehat.
Bagaimanapun semakin membengkaknya porsi makan seseorang adalah sebab terbesar mengapa orang jadi kelebihan makan. Salah menentukan porsi makan ujung-ujungnya mengakibatkan kelebihan berat badan, jika tidak diimbangi dengan penambahan aktifitas fisik. The Nemours Foundation menawarkan cara-cara berikut untuk mengajarkan anak-anak bagaimana mengatur porsi makan yang benar:
1. Gunakan piring berukuran kecil agar porsi makan yang diambil tampak lebih besar.
2. Jangan beri anak satu toples besar makanan kecil atau camilan. Sebaliknya bagi cemilan jadi beberapa porsi yang lebih kecil.
3. Bagi-bagi sisa cemilan yang sudah dibuka dalam beberapa porsi kecil sekali ambil. Bukan menyimpannya sekaligus dalam satu wadah besar.
4. Sajikan makanan jauh dari meja makan. Ini akan mengurangi kemungkinan anggota keluarga untuk menambah porsi makan.
5. Saat memasak, masak makanan dalam porsi yang sesuai dengan jumlah makanan. Jika anggota keluarga ada lima orang, sajikan di meja makan lima piring saja, tanpa cadangan, agar anak tahu seberapa porsi yang wajar.
6. Ajari anak untuk makan dengan perlahan. Pastikan pula anak cukup makan berbagai jenis makanan, sayur dan buah yang beragam.
7. Jangan ambil menu dengan ukuran tambahan di restoran cepat saji.
Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2011/02/10/brk,20110210-312641,id.html
Comments[ 0 ]
Posting Komentar